Di Tengah Penderitaan Guru, Pengadaan Motor oleh Badan Gizi Nasional Tuai Kecaman Mahasiswa

banner 468x60

Tangerang Selatan – Kebijakan pengadaan puluhan ribu motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari kalangan mahasiswa. Presiden Mahasiswa STIE Ganesha, Yasir Rumuar, menilai kebijakan tersebut mencerminkan ketimpangan prioritas anggaran negara yang semakin nyata, khususnya di sektor pendidikan.

Read More
banner 300x250

Dalam pernyataannya, Yasir menyoroti rencana pengadaan sekitar 21 ribu unit motor listrik untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan estimasi harga mencapai sekitar Rp56,8 juta per unit, total anggaran yang digelontorkan dinilai sangat fantastis.

“Di saat banyak guru di pelosok negeri masih menerima upah yang tidak layak, bahkan jauh dari kata sejahtera, negara justru menggelontorkan anggaran besar untuk pengadaan motor listrik. Ini menunjukkan adanya ketimpangan yang serius dalam penentuan prioritas,” ujar Yasir.

Ia juga mengaitkan kondisi ini dengan pernyataan Sri Mulyani Indrawati yang sebelumnya menyinggung keterbatasan anggaran negara. Menurutnya, alasan keterbatasan anggaran menjadi tidak relevan ketika negara mampu mengalokasikan dana besar untuk program yang dinilai belum mendesak.

“Pernyataan bahwa anggaran negara terbatas seharusnya menjadi dasar untuk lebih bijak dalam menentukan prioritas. Pendidikan adalah sektor fundamental yang seharusnya menjadi perhatian utama, bukan justru terpinggirkan,” lanjutnya.

Presiden Mahasiswa STIE Ganesha tersebut juga mendesak pemerintah untuk lebih transparan dalam menjelaskan urgensi pengadaan motor listrik tersebut, termasuk mekanisme distribusi dan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami meminta adanya transparansi penuh dari pemerintah terkait kebijakan ini. Jangan sampai publik hanya disuguhi kebijakan tanpa penjelasan yang jelas, sementara di sisi lain masih banyak sektor penting yang terabaikan,” tegas Yasir.

Sebagai penutup, Yasir menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat luas, khususnya dalam mewujudkan keadilan di sektor pendidikan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *