Tangerang – Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Provinsi Banten berlangsung dinamis dan menghasilkan kepemimpinan baru. Riyan Hidayat, S.Sos, secara aklamasi resmi nahkodai PGSI Banten untuk periode kepengurusan 2026-2030.
Acara yang digelar di Rumah Joglo Ardes Caffe pada Kamis (17/4/2026) itu dihadiri sejumlah tokoh olahraga. Hadir di antaranya Drs. H. Cepi Saprul Alam, M.Si (Ketua Umum Pengprov PGSI Banten periode sebelumnya yang baru demisioner), serta Dr. Asep Busro yang mewakili Ketua Umum KONI Banten, Dr. H. Agus Rasyid, S.H., M.H. Turut menyaksikan Dr. Haryanto, Alimarisan, H. Ikhsan, dan delapan perwakilan pengurus PGSI kabupaten/kota se-Banten.
Ketua terpilih, Riyan Hidayat, mengapresiasi dukungan penuh dari delapan kabupaten/kota. “Prestasi gulat Banten selama ini sudah membanggakan, seperti raihan medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Ke depan, target kita adalah membina atlet usia dini secara sistematis dan memperkuat program pelatih profesional. Banten harus menjadi lumbung atlet gulat untuk tim nasional menuju SEA Games dan PON 2026 mendatang,” tegas Riyan usai Musprov.
Ia menambahkan, fokus utama kepengurusannya adalah melanjutkan program pembinaan berkelanjutan serta menjalin sinergi dengan KONI Banten dan pemerintah daerah. “Kami juga akan menggelar turnamen rutin tingkat kabupaten/kota untuk menjaring bibit unggul baru,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pengurus PGSI kabupaten, Ali menyatakan optimistis dengan kepemimpinan baru. “Riyan Hidayat adalah figur muda yang energik dan memahami manajemen olahraga. Prestasi gulat Banten di PON sebelumnya patut dipertahankan, dan kami yakin di bawah kepemimpinannya, prestasi tersebut akan meningkat,” ujarnya.
Dengan komitmen dan dukungan penuh dari seluruh pengurus kabupaten/kota, kepengurusan baru PGSI Banten optimistis menghadirkan era keemasan baru bagi olahraga gulat di provinsi tersebut.





