Jakarta — DPP Aktivis Ogan Ilir Jakarta menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu dekat. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
Selain menggelar aksi, para aktivis juga berencana melaporkan Bupati Ogan Ilir kepada KPK terkait sejumlah kejanggalan pada proyek pembangunan dan rehabilitasi rumah dinas bupati serta kantor bupati Ogan Ilir yang bersumber dari anggaran tahun 2020 hingga 2025.
Mereka menilai terdapat indikasi ketidakwajaran dalam pelaksanaan proyek tersebut, baik dari sisi transparansi, penggunaan anggaran, maupun kualitas hasil pekerjaan. Oleh karena itu, para aktivis mendesak KPK untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Dalam pernyataannya, Aktivis Ogan Ilir Jakarta juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Ogan Ilir untuk turut berpartisipasi dalam aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk memperkuat dorongan terhadap penegakan hukum dan pemberantasan praktik KKN.
Bagi masyarakat yang ingin bergabung, dapat langsung menghubungi narahubung Aktivis Ogan Ilir Jakarta atau melalui akun Instagram resmi Aktivis Ogan Ilir Jakarta untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait waktu dan titik aksi.
Aksi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong penegakan hukum yang tegas serta memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
